Mensyukuri nikmat Tuhan adalah dengan memanfaatkan anugerah yang sudah ada, kemudian diolah menjadi karya seni yang luar biasa, contohnya adalah BeatBox, seni musik yang menggunakan alat ucap.

Komunitas Bogor BeatBox saat diskusi dan belajar bersama di ruang publik.

Ingin pelajar dan pemuda mengalihkan waktunya ke hal positif adalah cita-cita Ditz dan Uchoy pada enam tahun silam, yang kemudian sepakat membentuk Bogor BeatBox Community tepatnya pada tanggal 23 maret 2010. Sebagai wadah untuk para pecinta musik BeatBox, Bogor BeatBox Community hadir, selain itu BeatBox juga dapat menjadi pekerjaan yang menghasilkan.

Saling berbagi dan belajar bersama merupakan ruh utama Bogor BeatBox Community ini, itu dibuktikan dengan agenda rutin yaitu kumpul dan berbagi kepada sesama anggota, baik itu anggota lama dan juga anggota baru. Kegiatan saling menguatkan sesama anggota inipun sudah menorehkan hasil dan prestasi, beberapa contohnya adalah pernah juara satu lomba Bogor BeatBox Battle pada tahun 2010 (Ditz), juara dua Java BeatBox Fest Nasional pada tahun 2014 (Ilham) dan pada tahun 2014 juga pernah mendapatkan penghargaan dari Metro TV sebagai komunitas yang ikut serta dalam kegiatan Petisi Rakyat. “Kegiatan utama kita adalah belajar bersama dan berbagi, dan hasilnya kita pernah beberapa kali menang dan juga mendapatkan penghargaan,” tutur Ditz yang memiliki nama asli Adit.

Selain karena prestasi, minimnya modal dalam melakukan seni ini adalah alasan komunitas ini digandrungi banyak peminat yang didominasi pelajar SMA di Bogor. Jelas tanpa modal, karena seni yang berasal dari negeri Paman Sam ini adalah seni mengolah suara dari semua alat ucap, seperti lidah, bibir, tenggorokan kemudian menjadi sebuah ketukan nada yang harmonis. “Bisa dikatakan bahwa BeatBox itu seni tanpa modal, hanya memanfaatkan apa yang sudah diberikan Tuhan,” lanjut Ditz.

Yang menarik dari Bogor BeatBox Community adalah kegiatannya tidak hanya kumpul, latihan dan belajar bersama, melainkan juga aktif melakukan aksi sosial. “Terakhir kami melakukan ngamen di Aksi Bersama Komunitas Bogor untuk Garut,” tambah Ditz.

Foto bersama anggota Bogor BeatBox Community

Meski sudah besar dan lama, namun Bogor BeatBox Community tetap memiliki cita-cita, yaitu ingin mengadakan Event Nasional yang diikuti oleh seluruh Komunitas BeatBox se-Indonesia. Untuk dapat mewujudkan mimpi tersebut, Bogor BeatBox Community mengajak seluruh masyarakat untuk bergabung, cara bergabungnya adalah dengan hanya datang ke Taman Kencana, Bogor BeatBox Community hadir setiap hari minggu, pukul 2 siang. Bagi kawan-kawan yang sudah memiliki bakat atau ingin belajar, ayo datang dan gabung Bogor BeatBox Community.

Kabar #KomunitasBogor Bogor BeatBox Community ini juga dapat disimak di Majalah Tren Bogor edisi bulan November 2016

Salam,

Robby Firliandoko