Wadah komunitas pegiat perubahan, Bogor Ngariung, adakan Malam Keakraban (makrab) pada Sabtu dan Minggu, 18-19 Januari 2020 di Villa Saung Kelapa 2, Ciapus, Bogor. Kegiatan makrab tersebut diikuti oleh tim Management Training (MT) Bogor Ngariung yang sebelumnya telah lolos mengikuti seleksi pada open recruitment bulan November tahun lalu.

Robby Firliandoko, koordinator Bogor Ngariung menjelaskan, diselenggarakannya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk awal untuk meningkatkan dan mengeratkan tali silaturahmi antar setiap anggota. Selain itu, makrab bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih jauh mengenai peran dan fungsi Bogor Ngariung yang sudah berdiri sejak tahun 2014 ini kepada para anggota MT Bogor Ngariung yang baru bergabung.

“Dua hari ini adalah momen dimana kita bisa saling mengakrabkan diri, bagaimanapun kita di sini menjadi sebuah keluarga yang akan saling mendukung satu sama lain, bergerak bersama-sama membawa perubahan untuk kota yang kita cintai ini,” ujarnya.

Kegiatan makrab yang dilaksanakan selama dua hari tersebut sekaligus juga untuk menentukan rencana program kerja selama satu tahun ke depan. Setiap divisi memaparkan rencana program kerja yang telah dibuat sesuai dengan tupoksi, kemudian disepakati bersama program kerja yang akan dijalankan.

“Jadi kita mencoba merencanakan membuat program kerja tahun 2020 yang secara umum inshaallah tujuannya ialah lagi-lagi untuk mewadahi komunitas, menjadi pusat informasi komunitas, dan juga bisa meningkatkan kapasitas komunitas pegiat perubahan di Kota ataupun Kabupaten Bogor yang tergabung ke dalam Bogor Ngariung,” katanya.

Lebih lanjut Robby mengatakan, Bogor Ngariung memiliki peran tidak hanya sebatas wadah perkumpulan. Namun lebih dari itu bagaimana Bogor Ngariung dapat menjadi tempat bagi para komunitas pegiat perubahan untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas komunitas sesuai bidang kegiatan. Saat ini, ada sekitar 126 komunitas yang bergerak di 9 bidang kegiatan, baik itu dalam bidang kegiatan Filantropi, Pendidikan, Lingkungan, Literasi, Olahraga, Seni, Pengembangan Masyarakat, Sejarah dan Budaya, serta bidang Media dan Komunikasi.

“Disinilah peran Bogor Ngariung dimana bisa membuat komunitas perubahan itu terus ada, mengajak masyarakat untuk bergerak dalam perubahan, peduli dengan kotanya, peduli dengan lingkungannya. Semakin banyak orang yang ingin melakukan perubahan, maka perubahan semakin dekat,” ucapnya.

Kegiatan makrab diakhiri dengan games dan outbound yang telah dipersiapkan di hari kedua, kemudian ditutup dengan pengumuman agenda kegiatan selama 3 bulan ke depan. Adapun agenda kegiatan terdekat yaitu Ngariung Komunitas yang akan dilaksanakan pada Hari Minggu, 26 Januari 2020 di Aula Baihaqi Gedung P4W IPB, Bogor, pukul 13.00 WIB dengan mengangkat tema “Kisah dari (Luar) Bogor” yang turut mengundang Yunus Imron (Urban Sakola), Fahmi Ramadhan (IPB Mengajar), Dicky Farhan (Kab. Bogor Mengajar), serta Riyana Hermadiana (1000 Guru Bogor) sebagai narasumber.

Penulis: Acep Muhamad Rusman
Foto: Dokumentasi