Kegiatan bertajuk “Dongeng Anak Pulo” diselenggarakan di Pulo Geulis oleh Komunitas Dongeng Kota Hujan pada 22 April 2018.


Ada banyak cara untuk memperingati hari bumi dan juga upaya menjaganya. Komunitas Dongeng Kota Hujan misalnya, yang melakukannya dengan berbagi cerita dan berprakarya. Memanfaatkan bahan-bahan sisa atau bekas pakai digunakan oleh KDKH untuk mengurangi sampah dan menghasilkan karya yang indah. “Melalui dongeng, kami berbagi cerita tentang bumi dan lingkungan, sehingga anak-anak di Pulo Geulis bisa mulai mencintai lingkungan dan bumi sejak dini,” jelas Kak Bonchie, Ketua Komunitas Dongeng Kota Hujan.


Pulo Geulis sendiri adalah sebuah perkampungan yang terletak di tengah Sungai Ciliwung di Kota Bogor, tepatnya di sebelah selatan Kebun Raya Bogor. Pulau ini termasuk ke dalam Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah. Pulo Geulis bukanlah pulau sebenarnya, ia juga bukan merupakan delta sungai. Tetapi karena aliran Sungai Ciliwung terbelah dan kemudian menyatu kembali tepat sebelum Kebun Raya Bogor maka Pulo Geulis tampak seperti pulau.

Di Pulo Geulis, Kak Bonchie, Kak Mae, Kak Tiwi dan kakak-kakak KDKH berhasil berbagi kisah tentang alam, lingkungan, rotasi bumi dan sampah. Dan dengan permainan yang seru, adik-adik di Pulo Geulis terhibur. “Selamat hari bumi, mari lakukan hal terbaik untuk alam dan sesama. Ini adalah upaya kami menjaga bumi, mulai dengan gerakan nyata. Mulai dari hal kecil yang kita bisa. Mulai dari lingkungan sekitar,” tambah Kak Bonchie.

 

Ditulis oleh: Robby Firliandoko

Sumber foto: KDKH

%d bloggers like this: