Salut. Dalam kurun waktu 4 tahun terhitung 8 maret hingga saat ini telah menjadi ‘rumah’ untuk 99 komunitas bukan hanya untuk sekedar berkumpul ‘ngariung’ tetapi juga bersinergi, bekerja bakti.

Inget pertama kali gabung kegiatan Bogor Ngariung pas event  workshop kepenulisan buku bogor hujan komunitas sebagai perwakilan dari IPB Mengajar. Awalnya agak minder karena kebanyakan pesertanya udah pada punya jam terbang tinggi dan bisa dibilang lebih senior dibandingkan saya yang cuma mahasiswi tingkat 3 waktu itu. Ternyata,  suasanyanya seru, cair banget. Walaupun berasal dari latar belakang yang bener bener beda tapi di moment ngariung ini kita serasa satu suhu.

Setelahnya, mulai nagih ikutan event event Bogor Ngariung karena yakin ilmunya daging semua, pengalamannya seru dan pastinya nambah kenalan orang-orang keren dari puluhan komunitas di dalamnya. Bergabungnya IPB Mengajar dalam Bogor Ngariung bener bener memfasilitasi kami (yang hanya mahasiswa biasa) dalam mencari pemateri berbagai event, publikasi sekaligus sounding event, juga berjejaring tentang kabar-kabar terkini aktivitas pergerakan di Bogor. Karena aseli kita bisa cari hampir segala jenis komunitas di Bogor Ngariung, mulai dari pegiat literasi, dunia pendidikan, dunia anak-anak, para pendongeng sampai ke fans club Michael Jackson.

Foto bersama pemateri bincang buku. Kiri ke kanan: Fatimah, Kusti’ati bersama buah hati, Betta, Nur Utami dan Cinthya

Bogor Ngariung juga ngga selalu berperan sebagai wadah ngariung tapi juga mengariungi event-event komunitasnya. Partisipatif mungkin kata yang sangat menggambarkan Bogor Ngariung.

Sekali lagi, Barakallah. Selamat ulang tahun ke-4 Bogor Ngariung.

Yuk kita ngariung. kenapa kita?
karena kalau aku dan kamu sendiri-sendiri, itu berat.
aku dan kamu ngga akan kuat.
hehe

Salam,
Mimah
Tulisan ini ditulis oleh:

Mimah dari IPB Mengajar