Pandemi bukan ibarat Leviathan (musuh besar) yang harus ditakuti, tapi seolah ujian dari Tuhan yang wajib dihadapi. Memang sudah lebih dari satu tahun umat manusia dihadapkan dengan sebuah kondisi yang mungkin tidak pernah terbayangkan serta memberi dampak berkepanjangan. Sejak pandemi Covid-19 menghujam bumi pertiwi, sektor-sektor kehidupan masyarakat terdampak karenanya. Ekonomi, pendidikan, agama, sosial, budaya, dsb. menjadi saksi betapa kejamnya pandemi ini.

Tapi bukan Indonesia jika masyarakatnya tak mampu bangkit dari segala permasalahan yang menimpa. Belanda telah dipukul mundur setelah 350 tahun lamanya menjadi tamu tak diundang serta Jepang yang berhasil diusir karena ulah nakalnya mengangkangi kemerdekaan Indonesia. Semua itu berkat semangat perjuangan tanpa lelah yang turun temurun diwariskan hingga menjadi darah daging disetiap manusia Indonesia. Satu dari sekian banyak pewaris semangat perjuangan tersebut ialah para pemuda yang tergabung di Stand Up Indo Bogor.

Pada lanjutan serial Ngosip (Ngobrol Asik & Produktif) eps 9, Bogor Ngariung menjadikan Stand Up Indo Bogor sebagai narasumber Ngosip. Stand Up Indo Bogor yaitu sebuah komunitas Stand Up Comedy dengan eksistensi yang tetap tinggi hingga saat ini, didirikan di Bogor pada tanggal 18 September 2011 dan diperuntukkan bagi warga Bogor yang suka dan ingin belajar tentang Stand Up Comedy. “Stand Up Indo Bogor terbuka untuk semua warga bogor yang pengen tau dan kalo mau belajar seputar Stand Up Comedy secara suka-suka dan asik”, ungkap Fajar Warmit selaku admin dari Stand Up Indo Bogor yang menjadi narasumber.

Menurut Warmit, Stand Up Comedy merupakan ilmu yang bisa dipelajari, diterapkan, serta bermanfaat untuk menghibur orang banyak. Dalam berkegiatan, Stand Up Indo Bogor memiliki dua agenda rutin setiap pekannya yaitu gathering serta open mic yang biasanya diselenggarakan di kafe-kafe atau kedai di Bogor. Gathering merupakan kegiatan berupa pengenalan teori bagi anggota seputar Stand Up Comedy sedangkan Open Mic merupakan kegiatan praktek dari teori yang dipelajari saat gathering berupa penampilan/show Stand Up Comedy. Tujuannya yaitu melatih mental serta memperlancar dalam membawakan materi komedi bagi para anggota Stand Up Indo Bogor atau yang lebih dikenal dengan istilah Komika. Berkat konsistensi dua agenda prioritas tersebut, Stand Up Indo Bogor berhasil menuai prestasi yaitu meloloskan para komikanya menembus kompetisi Stand Up Comedy Indonesia se-nasional hingga berhasil membawa piala kemenangan, sebut saja Ridwan Remin (Juara 1 SUCI 7 Kompas TV), Dani Beler, Dzawin Nur, Fajar Nugra, Irawan Rahardja, serta masih banyak lagi.

Meski pandemi, Stand Up Indo Bogor tidak mau kehilangan kobaran api semangat dalam berkarya. Adanya pandemi memang sangat berdampak bagi setiap komunitas terlebih bagi Stand Up Indo Bogor yang terbiasa dengan aktivitas komunitas dengan sistem offline. “Kegiatan utama kita kan open mic, biasanya itu offline, masa open mic online sih. Nah saat pandemi ini dampaknya kerasa, kita juga lagi mengkaji kalo open mic dilakukan online”, jawab Warmit.

Para komika yang tergabung didalamnya tetap berkarya lewat konten-konten berupa Stand Up Comedy serta diunggah di pelbagai platform media sosial seperti Youtube, Instagram, Tiktok, dsb. Salah satunya yaitu konten P3K, sebuah konten video berupa edukasi seputar Stand Up Comedy. “P3K tuh artinya Pertolongan Pertama Pada Komedi, jadi kita bareng temen-temen komika buat konten video, isinya para komika yang baru open mic setelah itu dikoreksi, diajarin, diarahin sama komika ahlinya”, jelas Warmit.

Tujuan dari Stand Up Indo Bogor mengupayakan sebuah karya serta diunggah di media sosial bukan semata-mata untuk sekedar menjaga eksistensi komunitas, tetapi dengan kegiatan tersebut dapat melatih mentalitas para komika dalam survive yang bukan hanya saat pandemi tetapi disetiap kondisi buruk lainnya. Fajar Warmit menjelaskan bahwa pandemi dapat memberi hikmah bagi Stand Up Indo Bogor. “Komika itu harus bisa survive, bertahan hidup. Nah kondisi kaya gini cocok nih buat komika yang mau sukses. Ibaratnya komika open mic membawa materi komedi terus orang pada ketawa, tapi besok-besok dia harus survive cari materi yang lain supaya tetap bagus stand up comedynya”, lanjut Warmit.

Akhir uraian, Bogor Ngariung menghimbau serta mengajak kepada para pemuda khususnya dan umumnya warga Bogor yang tertarik kepada Stand Up Comedy untuk bergabung serta berkarya bagi Bogor dengan komunitas Stand Up Indo Bogor.

Penulis : Badrul Kamal
Editor : Fikry Hawali

%d bloggers like this: